Posted in

Git

Git adalah sistem kontrol versi terdistribusi untuk file, yang tersedia di bawah GNU General Public License untuk pengembang di seluruh dunia sebagai perangkat lunak sumber terbuka. Untuk tutorial kali ini, perangkat yang digunakan adalah Gitbash, yaitu aplikasi untuk lingkungan Microsoft Windows yang menyediakan lapisan emulasi untuk pengalaman Git command line. Bash adalah akronim untuk Bourne Again Shell. Shell adalah aplikasi terminal yang digunakan untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui perintah tertulis. Untuk pendukung praktikum pada modul Git, download Gitbash pada https://git-scm.com/install/.

Konsep Dasar Git

Sebelum menggunakan Git, penting memahami alur dasarnya:

  1. Working Directory
    Area tempat Anda mengedit file secara langsung.
  2. Staging Area (Index)
    Area persiapan sebelum perubahan disimpan permanen.
  3. Repository
    Tempat Git menyimpan seluruh riwayat perubahan (commit).

Alur kerjanya: Edit File → git add → git commit → git push

Dasar Git

Untuk pembuatan akun Git, silahkan kunjungi situs https://github.com/, dimana pendaftaran akun terdapat pada menu Sign Up,

Setelah proses pendaftaran akun selesai, login ke akun Git dan buat repository baru pada icon +, kemudian pilih New repository.

Selanjutnya, isi Repository name tanpa spasi (example: dart_project) dan isi bagian Description dengan text bebas. Pada bagian Configuration, pastikan visibility dengan pengaturan Public, dan aktifkan penambahan file README. Contoh pengaturan dapat dilihat pada Gambar 7, dilanjutkan dengan klik tombol Create Repository.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *