Posted in

Dart Essentials

Dart adalah bahasa pemrograman yang dirancang untuk pengembangan klien, seperti untuk aplikasi web dan mobile. Bahasa Dart dikembangkan oleh Google dan juga dapat digunakan untuk membangun aplikasi server dan desktop.

Hubungan Dart dan Flutter

Dart dan Flutter memiliki hubungan yang sangat erat:

  • Dart → bahasa pemrograman
  • Flutter → framework pengembangan aplikasi

Flutter menyediakan komponen, widget, dan struktur aplikasi, sementara Dart digunakan untuk menulis seluruh logika dan UI aplikasi tersebut. Dengan kombinasi ini, pengembang dapat membangun aplikasi multi-platform dengan satu basis kode secara efisien.

Contoh Sederhana:

  • Buat folder kosong pada local D atau disc lainnya
  • Open folder di VSCode
  • Buat file dengan nama main.dart
  • Buat source awal pada main.dart
  • Selanjutnya, buka menu Terminal → New Terminal
  • Jalankan dart main.dart pada terminal

Fungsi dan Parameter

Fungsi digunakan untuk mengelompokkan logika agar dapat dipanggil berulang kali. Parameter memungkinkan fungsi menerima data dari luar.

tipeData namaFungsi(tipe parameter) {
return nilai;
}

Contoh:

Comments pada Dart

Komentar dapat digunakan untuk menjelaskan kode Dart, dan membuat program lebih mudah dibaca.

// Ini adalah komentar satu baris biasa.

/* Komentar seperti ini juga didukung untuk Multi-Line. */

Import pada Dart

Import digunakan untuk memasukkan library atau file lain ke dalam program Dart agar kita bisa menggunakan fungsi, class, atau variabel yang ada di dalamnya.

Dart memiliki tiga jenis sumber library yang bisa di-import:

  • Library bawaan(built-in) àdisediakan oleh Dart SDK
  • Library lokalàfile lain dalam proyek kita sendiri
  • Library eksternal(package) àdiunduh dari pub.dev

Contoh:

Class, Object, dan Constructor

Dalam pemrograman berorientasi objek, class adalah cetak biru (blueprint) untuk membuat objek.
Kelas menyediakan nilai awal untuk atribut (state) dan implementasi perilaku (behavior).

Sebuah Object adalah entitas yang dapat diidentifikasi dan memiliki karakteristik serta perilaku tertentu.
Object merupakan instance dari sebuah Class.

Fungsi khusus di dalam class yang otomatis dijalankan ketika objek dibuat. Fungsi Constructor adalah Untuk menginisialisasi nilai awal pada saat objek dibuat. Sebagai perbandingan, lihat source code berikut:

Source Code tanpa Constructor

Source Code dengan Constructor

Data Manipulation

Manipulasi data adalah proses mengelola, mengubah, atau memperbarui data dalam program agar menghasilkan informasi yang lebih berguna.

Dalam Dart, manipulasi data dilakukan menggunakan variabel, objek, koleksi (seperti List, Map, dan Set), serta operasi seperti tambah, ubah, hapus, dan tampilkan.

OperasiPenjelasanContoh
CreateMenambahkan data baru ke dalam struktur datalist.add(data);
ReadMengambil atau menampilkan dataprint(list[0]);
UpdateMengganti nilai data yang sudah adalist[0] = dataBaru;
HapusMenghapus data tertentu dari koleksilist.removeAt(0);

Assync dan Await pada Dart

Assync digunakan untuk menandai bahwa sebuah fungsi berjalan asynchronous.

Await digunakan di dalam fungsi async untuk menunggu hasil dari operasi asynchronous sebelum melanjutkan ke baris berikutnya. Contoh:

Exception digunakan untuk menangani error agar program tidak berhenti tiba-tiba saat terjadi kesalahan.Kata Kunci:

  • try → tempat kode yang berpotensi error.
  • catch → menangkap dan menangani error.
  • finally → dijalankan selalu, meskipun terjadi error atau tidak.

Contoh:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *